Sunday, 20 January 2013

Heboh Penemuan “Partikel Tuhan”

“Large Hadron Collider” (Penumbuk Hadron Raksasa) adalah kompleks pemercepat partikel berenergi tinggi yang terbesar di dunia. Berfungsi untuk menabrakkan dua buah pancaran partikel proton dengan energi kinetik yang sangat besar. LHC dibuat oleh Badan Riset Nuklir Eropa (CERN). Proyek ini dimulai sejak tahun 1995, dan merupakan proyek terbesar yang pernah dilakukan oleh manusia, dengan menggunakan peralatan paling rumit di dunia, serta memakan biaya lebih dari USD 10 Miliar dengan waktu penyelesaian lebih dari 14 tahun. Terletak 91 meter di bawah perbatasan Franco-Swiss dekat Geneva, Switzerland, mesin yang berbentuk terowongan sepanjang 27 kilometer ini dibangun oleh 10000 ilmuwan dan insinyur, dari lebih 100 negara, serta didukung oleh ratusan universitas dan laboratorium. [Wikipedia]
Belum lama ini Organisasi Eropa untuk Penelitian Nuklir (CERN) mengumumkan tentang penemuan partikel yang konsisten dengan Higgs Boson pada Rabu (4/7/2012) yang disambut meriah oleh para ilmuwan. Sebenarnya yang dimaksud adalah partikel yang konsisten dengan Higgs Boson, yakni partikel elementer yang membentuk sebuah obyek, baik itu molekul, sebutir apel, sebuah kereta, hingga sesosok manusia.  Konon partikel-partikel yang membentuk suatu atom memiliki sifat berbeda-beda. Salah satu partikel yang terpenting dan bersifat misterius itulah massa yang diungkap dalam teori Higgs-Boson.
Istilah partikel Tuhan sendiri hanyalah pengistilahan saja.  Nama populer ini muncul dari perjuangan dan debat panjang keberadaan partikel subatomik. Munculnya nama partikel Tuhan berawal dari pernyataan fisikawan Leon Lederman dalam buku berjudul God Particle: If Universe is the Answer, what is the question? Awalnya fisikawan Amerika itu menyebutnya goddamn particle. Tapi editor buku Lederman menolaknya, jadilah god particle. Peter Higgs, sang penemu teori Boson itu sendiri sebenarnya menolak penamaan itu. Pria 83 tahun itu adalah seorang ateis.
Kehebohan teori Higgs-Boson ini karena dipandang mengalahkan teori sebelumnya yang dianggap besar, yakni Teori Big Bang. Stephen Hawking, Fisikawan Inggris paling populer penemu Teori Big Bang mengaku bahwa Higgs-Boson adalah penemuan fisika  terbesar tahun ini. Sebagaimana Peter Higgs, Hawking sendiri penganut atheis. Komentarnya yang menghebohkan adalah ketika ia menyebut surga hanya sebagai ilusi atau cerita dongeng.

Sesat  Pikir  Fisikawan  Atheis.
Perbincangan panjang tentang dampak temuan Higgs-Boson masih terus berlangsung. Para fisikawan masih berdebat tentang apa dampak selanjutnya dari temuan ini. Ada yang menyebut, akan mampu dikembangkan sebagai senjata hebat semacam kemampuan menghilangkan benda, atau pengembangan alat apapun yang memanfaatkan potensi wilayah-wilayah di alam semesta ini yang mampu dilakukan pergerakan cepat dan memindahkan barang-barang lebih cepat ketimbang cahaya.
Apapun diskusi tentang penemuan partikel subatomik ini yang diyakini berdampak luas pada perkembangan ilmu pengetahuan modern dan pemahaman umum tentang alam semesta, yang jelas orang tak boleh menafikan bahwa para penemu teori fisika modern yang dianggap hebat ini adalah penganut atheis.
Pada hahekatnya apa yang mereka temukan tak memberikan pengaruh apapun bagi penemunya sendiri. Peter Higgs, tidak mendapat manfaat  pada temuan teori Higgs Bosonnya. Stephen Hawking, tidak mendapat hakitat manfaat dari teori Big Bang-nya. Bahkan upaya apapun yang mereka lakukan, tidak sedikitpun memberikan pencerahan pada keimanan mereka. Barangkali inilah yang disampaikan dalam Al Qur’an.
Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan : “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?.” Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik  (QS. Al Baqarah: 26)

Pelajaran  Bagi  Kaum  Beriman
Temuan fakta  partikel Boson, bagi setiap fisikawan muslim yang terlibat proyek ini, selayaknya semakin membuka cakrawala berpikir, bahwa Allah SWT Maha Luas ilmunya. Tidak akan ada yang dapat menguak ilmu Allah  melainkan sedikit.
Allah SWT berfirman:
”Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)“. (QS Al Kahfi: 109)
Bagi ilmuwan muslim, temuan tanda-tanda kebesaran Allah, akan membuatnya semakin beriman dan bertaqwa.
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat  tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.” (QS Ali Imran: 190)
”(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”(QS Ali Imran 191)
Demikian, semoga berbagai temuan baru di dunia sains, semakin menambah keimanan dan ketaqwaan para ilmuwan muslim. Inilah bentuk ilmu yang bermanfaat dan menyelamatkan. Baik di dunia ataupun di akhirat nanti.
Wallahu A’lamu Bishshowab.
(Lathifah Musa, Juli 2012)

No comments:

©