Wednesday, 5 December 2012

Yang Cantik Itu….

ADA yang ngerasa cantik nggaakk?? Cung tangannya kalo ngerasa cantik hehehe.
Sedikit ngobrol di sini, kita bahas mengenai wanita cantik atau dalam bahasa Jerman nya ‘geulis’ (yakin gituh itu bahasa Jerman? hhhe).
Ngomong-ngomong, ada yang tau nggak definisi dari wanita cantik, cakep atau apalah bahasa yang sejenisnya ???
Hmm pastinya bermacam-macam jawaban di siapin buat ngejawab pertanyaan tadi.
Si Unyil bilang wanita cantik itu adalah  wanita yang tinngi badannya (ciyuuss nyil??), si Usro bilang wanita cantik itu yang badannya kurus (maca ciihh??), beda lagi ama jawaban si Udin,  dia bilang wanita cantik itu yang wajahnya kaya bidadari yang turun dari surga (emang kamu pernah liat bidadari turun dari surge din??). Dari jawaban-jawaban itu ada yang mau nyanggah nggak?? Kayaknya pada setuju deh. ‘kayaknya’ yaaaa hehehe.
Iya si kalo dilihat dari segi fisik, pendapat si Unyil, Usro ama si Udin itu ada benernya. Soalnya rata-rata pendapat orang pada umumnya juga nggak jauh beda ama pendapat Unyil dan kawan-kawan.
Lho kalo bener,  terus yang jadi permasalahannya apa??
Nggak ada permasalahan sih, hanya saja kalo cantik hanya dilihat secara fisik uuhh rasanya ‘sepele’ banget menilai kecantikan wanita itu. Hiks hiks
Tapi ngomong-ngomong  mau cantik atau pun nggak, kalau mati tetep di makan cacing kan?? Ini ciyuss lho hehe …
Masih masalah cantik, apakah Allah melihat kecantikan kita??
Nabi Yusuf , dalam sejarahnya diceritakan bahwa beliau itu tampan, tapi ketinggian derajat beliau bukan dikarenakan ketampanannya. Ketinggian derajat beliau di hadapan Allah justru karena beliau berusaha agar ketampanannya tidak menggoda orang lain. Nabi Yusuf lebih memilih masuk penjara ketimbang menjerumuskan para wanita dalam dosa zina akibat ketampanannya. Lagi pula, apa yang ditekankan dalam ajaran Islam adalah kebersihan, bukan ketampanan.
Nah lho, dari cantik kok ke kisah Nabi Yusuf sich??
Ampuuunn dah, maksud nya itu kisah Nabi Yusuf coba aplikasikan dalam kehidupan kita. Tapi, hati-hati juga bagi yang merasa dirinya tidak cantik.
Jangan karena merasa kurang cantik, kita malah tidak bersyukur, dan menyalahkan keadaan. Jangan sampai merasa kurang cantik, kita malah berhias yang berlebihan, lagi pula kecantikan itu jika dilihat secara fisik tidak akan bertahan lama. Lewat usia 50 tahun aja kan kulit tuh udah kaya apaaaaaaa gituh hehe.
Intinya gini nih, kecantikan itu bukanlah sesuatu yang akan dinilai oleh Allah. Tidak ada sejarahnya bahkan tidak ada dalam Al-Qur’an ataupun As-Sunnah diceritakan yang cantik itu akan masuk surga. Tidak ada sama sekali!! keenakan buat yang punya kelebihan cantik kalo gitu mah, kalo ada dalam Al-Qur’an wuuuh Rumah Sakit laku kayaknya ama pasien yang mau operasi plastik hehe.
Inget yaaa, cantik itu bukanlah satu hal yang akan dilihat oleh Allah. Karena cantik yang sebenarnya itu ada dalam diri kita sendiri, yakni hati kita dan akhlaq kita, itulah kecantikan yang sejati.
So, sekarang temen-temen tau kan bahwa cantik itu tidak hanya dilihat dari fisik semata tapi juga dari hati. Seorang wanita yang cantik itu adalah wanita yang mensyukuri kecantikannya dengan menjaganya sesuai syariat Islam yaitu menutup aurat. Jangan sampai keindahan yang di miliki (red : cantik) itu malah menjerumuskan diri kedalam perbuatan yang diharamkan oleh Allah. Misalnya menggoda orang utan eh orang lain sampai berbuat zina. Naudzubillahi min dzalik. Gituuu kawan-kawan.
Sudah lah, mau cantik atau pun tidak, yang penting tetap bertaqwa, dan jangan melanggar laranganNya. [neng siti]

No comments:

©