Wednesday, 28 November 2012

"Partikel Tuhan" Masuk Nominasi Tokoh TIME 2012

VIVAnews - Majalah terkenal asal Amerika Serikat, TIME, kembali mengadakan pemilihan Tokoh TIME 2012. Tak hanya tokoh politik dunia yang masuk nominasi, sejumlah tokoh teknologi pun ikut bersaing menjadi nominasi tahun ini.

Di antaranya adalah kendaraan robotik atau rover besutan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) bernama Curiosity. Rover NASA ini masih menjalankan tugas dalam mencari bukti kehidupan di Mars.

TIME juga memasukkan partikel Higgs-boson dalam daftar nominasi. Partikel yang selama ini menjadi teori Peter Higgs, berhasil diungkap oleh laboratorium CERN.

Selain itu, dalam daftar nominasi juga terdapat penantang maut yang memecahkan rekor lompat dari angkasa, Felix Baumgartner. Curiosity dan Baumgartner juga akan bersaing dengan dua Kepala Eksekutif raksasa teknologi, yaitu CEO Apple Tim Cook dan CEO Yahoo Marrisa Mayer.

Seperti apa peran masing-masing kandidat hingga masuk daftar nominasi? Berikut paparannya:

Curiosity:


Dengan ukuran mobil SUV, kendaraan robotik ini menjelajahi planet yang diduga pernah memiliki kehidupan, Mars. Curiosity yang meninggalkan Bumi pada 26 November 2011, akhirnya sukses mendarat di Mars secara dramatis pada 5 Agustus 2012.

Rover ini dilepaskan dari pesawat antariksa Laboratorium Sains Mars milik NASA. Kemudian, Curiosity dikendalikan dari Laboratorium Propulsi Jet milik NASA di Pasadena, California, AS.

Hingga saat ini, Curiosity telah mengirim sejumlah gambar mengenai kondisi permukaan Mars. Lalu, rover bergerak menuju Gunung Sharp untuk mencari bukti adanya kehidupan mikrobial di Mars.

Higgs-boson
Partikel ini sering disebut dengan istilah "partikel Tuhan", sebagai ungkapan sulitnya membuktikan keberadaan partikel yang dicetuskan oleh Peter Higgs.
Sebagai sebuah hipotesa, Higgs boson merupakan sebuah kepingan puzzle penting di bidang fisika. Higgs boson diangap sebagai perantara yang memungkinkan terbentuknya bintang, planet, juga kehidupan. Caranya adalah dengan memberi massa untuk sejumlah partikel dasar, ini pula yang menyebabkan partikel ini disebut "partikel Tuhan".

Kemudian, institusi ilmiah CERN membuktikan hipotesa ini. Hasil eksperimen yang dilakukan tim LHC dan ATLAS dari CERN menemukan partikel baru di kawasan massa (mass region) sekitar 125-126 GeV (Gigaelectronic Volts, atau satuan energi setara miliaran electron volts).

Atas pembuktian teori ini, banyak ilmuwan yang kemudian mengusulkan Peter Higgs layak menerima Nobel. Salah satunya adalah ilmuwan fisika terkenal, Stephen Hawking.

Felix Baumgartner
Pria asal Austria ini melakukan aksi paling gila sepanjang sejarah, yang dilakukan tahun 2012. Tanpa ada keraguan, Felix melompat dari kapsul yang melayang di stratosfer, pertengahan Oktober lalu.

Felix terjun bebas dari ketinggian puluhan ribu meter di atas permukaan bumi. Saat mendekati bumi, Felix pun merentangkan parasutnya, hingga kemudian sukses mendarat.

Penantang maut berusia 43 tahun ini berhasil mendarat di New Mexico, Amerika Serikat dengan selamat setelah terjun dari ketinggian lebih dari 39.000 meter di atas bumi. Felix memecahkan rekor kecepatan suara dengan terjun 1.110 km/jam. Dia juga pemegang rekor meluncur tanpa parasut selamat empat menit.

CEO Apple Tim Cook
Saat pendiri Apple Steve Jobs masih hidup, Tim Cook merupakan orang kepercayaan Steve Jobs. Tim Cook dipercaya untuk menangani masalah yang dianggap serius dan bisa menghambat Apple, dan selalu berhasil menanganinya. Termasuk saat Jobs mengutus Tim Cook ke Cina untuk atasi kendala manufaktur.

Saat Jobs meninggal dunia, tak ada yang meragukan Tim Cook yang didaulat untuk menggantikan Steve Jobs sebagai CEO. Tim Cook lepas dari bayang-bayang Jobs, dan berhasil mencetak rekor saham sepanjang masa pada pertengahan Agustus lalu. Saat itu, nilai pasar Apple tercatat sebesar US$ 623,5 miliar di penutupan pasar. Adapun nilai saham per lembar tercatat sebesar US$ 665,15.

Apple di bawah kepemimpinan Tim Cook juga terus menghadirkan produk inovatif. Antara lain iPad mini, dan sejumlah penyegaran di lini iMac, MacBook, iPad, iPhone, juga iPod.

CEO Yahoo Marrisa Mayer
Kejutan dibuat Yahoo saat 'membajak' Mayer dari Google untuk menjadi CEO Yahoo. Setelah jadi CEO Yahoo, Marrisa pun segera mengambil langkah cepat. Hal pertama yang dilakukan Marrisa adalah fokus terhadap layanan produk.

Meskipun hamil di awal kepemimpinan, Marrisa tetap fokus melakukan perbaikan di layanan email dan konten Yahoo. Bahkan saat melahirkan, Marrisa dikabarkan masih sibuk mengembangkan layanan mesin pencari Yahoo, dengan berusaha menggandeng Facebook.

Marrisa memang membawa perubahan segar untuk Yahoo. Tak hanya produk, Marrisa Mayer pun menghadirkan budaya Google di Yahoo untuk penyegaran. Antara lain, membawa suasana ceria dengan desain baru dan.. menggratiskan makanan.

Tapi ada juga lelucon, yang merupakan istilah yang sering digunakan di politik: "Tidak ada makan siang gratis". Tentu saja, pegawai Yahoo pun sadar, perubahan budaya kerja diharapkan bisa membawa perubahan kinerja. (TIME dan berbagai sumber, eh)

No comments:

©