Wednesday, 14 November 2012

‘Nama Saya Khan, Dan Saya Bukan Teroris’

islampos.com—KEBEBASAN berbicara di India selalu menjadi suatu masalah rumit. Hukum India memberikan hak berbicara untuk semua orang, tapi buku, drama, film dan bentuk-bentuk ungkapan lainnya diblokir atau disensor. Tokoh populer juga tidak terhindar. Jika seseorang membuat pernyataan yang kontroversial, ia akan menuai reaksi, bahkan jika itu adalah seorang Badshah (superstar) Bollywood, Shah Rukh Khan.
India senantiasa bergolak untuk sang superstar. Khan, yang juga memiliki tim kriket Liga Premier di India Kolkata Knight Riders, pernah berkomentar bahwa pemain Muslim Pakistan boleh bermain di turnamen pro India.
Sayap kanan partai politik Shiv Sena ketika itu segera mengangkat senjata. Pemimpin Partai Bal Thackeray, menyebutnya pengkhianat. Melalui surat kabar partainya Saamna, ia berkata bahwa Khan harus dijadikan tersangka, dan segera ditangkap.
Demonstrasi diadakan di luar rumah Khan dan stupa-nya dibakar. Amir Khan, superstar Bollywood yang merupakan karib Khan dan mendukung rekannya, juga terkena api. Shiv Sena kemudian mengumumkan mereka tidak akan membiarkan film terbaru Khan ketika itu yang masuk Hollywood, My Name is Khan (MNIK), diputar di Mumbai, kecuali dia meminta maaf.
Khan menolak. “Saya tidak melihat apa masalahnya,” katanya pada konferensi pers di London. “Apakah saya harus menarik kembali bahwa saya ini orang India tapi saya tidak ingin ada yang datang ke negara saya? Apakah saya salah mengatakan apa yang ayah saya perjuangkan dan anak-anak juga belajar yang salah?”
Olahraga dan seni kreatif idealnya tanpa batas-batas wilayah. Cricket di India dianggap sebagai agama, dan politik telah merusak hubungan itu. Namun, sepertinya politik saja tidaklah cukup, karena sentimen terhadap Islam dalam kasus ini sangatlah besar.
Sialnya, Khan adalah bukan karena hanya ucapannya, tapi karena film Indianya itu benar-benar film luar biasa yang menjawab bahkan kepada AS sekalipun tentang seorang Muslim: “Nama saya Khan, dan saya bukan teroris!” Khan boleh punya segudang film yang ngetop luar biasa, seperti Kuch-Kuch Hotta Hai, Devdas, atau Ra-One. Tapi tetap, My Name Is Khan merupakan sebuah film yang patut dikenang dalam cara yang lain. [sa/islampos/od]

No comments:

©