Wednesday, 14 November 2012

Menlu Rusia: Hamas Bukan Teroris

islampos.com– RUSIA lewat Menlunya Sergey Lavrof, kembali menegaskan bahwa Hamas bukan organisasi teroris, dan berhak mewakili Palestina setelah berhasil memenangkan pemilu tahun 2006.
Menlu Rusia dalam acara “Opini” di TV Rusia menyatakan, “Rusia tidak mempersoalkan kerjasama dengan sejumlah kekuatan Islam yang memenangkan pemilu di sejumlah negara Arab.”
Menurutnya, “Pilihan bangsa dan mereka yang terpilih harus dihormati semua pihak.”
Dalam konteks ini, Lavrof menyebutkan bahwa politik Islam tidak membuat kami bimbang.
Menlu menyebutkan bahwa persoalan muncul ketika tidak mengakui pilihan ini, seperti yang terjadi pada Hamas tahun 2006, ketika gerakan ini memenangkan pemilu legislatif, ungkapnya.
Lavrof menyatakan, “Pemilu dilakukan secara bersih dan bebas, namun Barat menolak mengakui hasilnya, karena menganggap Hamas sebagai organisasi teroris.
Dengan tindakan ini Barat merusak sendi-sendi demokrasi. Rusia tidak melihat Hamas seperti yang dilihat Barat, karena itu sampai saat ini kami masih berinteraksi dengan Hamas.”
Menlu Rusia ini menyatakan, “Setiap gerakan apapun termasuk Hamas yang telah meraih mayoritas suara pemilu, maka berhak mewakili negaranya,” tandasnya. [hf/islampos/pip]

No comments:

©