Wednesday, 28 November 2012

10 Kejanggalan Ditemukan dalam Aplikasi Apple Maps

<p>Your browser does not support iframes.</p>
Pada platform iOS 6, Apple secara resmi menggantikan Google Maps dengan aplikasi baru milik Apple, yakni Apple Maps. Namun hasilnya, aplikasi ini ternyata tidak lebih baik dibandingkan dengan Google Maps. Bahkan ditemukan 10 kejanggalan dalam aplikasi tersebut.
1. Sebuah taman bernama Airfield Park yang terletak di Dublin Selatan ditandai sebagai bandara dalam aplikasi ini. Padahal bandara yang sebenarnya terletak di sisi lain kota.

2. Peta yang nampak dalam aplikasi ini memiliki kualitas yang buruk. Bahkan nampak beberapa titik tampil dengan resolusi yang berbeda. Bahkan beberapa gambar muncul dalam gambar hitam putih.

3. Ibukota dari Ukraina adalah Kiev atau juga dikenal sebagai Kyiv. Namun dalam aplikasi ini terjadi kesalahan penulisan menjadi kylv.

4. Sebuah kota bernama Doncaster di Inggris dilabeli sebagai Duncaster di Apple Maps.
5. Kesalahan melabeli Sears Tower di Chicago.

6. Menurut Apple Maps, jalur kereta api menuju Stasiun Kereta Helsinki telah berubah menjadi sebuah taman.
7. Jika Anda ingin mencari kota London dengan mengetikkan kata London tanpa diikuti UK, maka yang muncul adalah London, Kanada.
8. Aplikasi Apple Maps tidak mampu memperlihatkan tempat-tempat penting dan menarik di Jepang. Padahal tempat tersebut sudah terlabeli dengan jelas dalam aplikasi ini.

9. Jika Anda ingin mencari Stasiun Paddington di London, maka Anda akan memperoleh hasil Paddingtons Street. Padahal dua tempat ini tidak berdekatan. Permasalahan akurasi masih cukup besar.

10. Penyematan informasi yang tidak benar. Sebagai contoh, kota Viterbo di Italia terletak lebih jauh 10 mil di bagian selatan letak sebenarnya.
Nampaknya, perusahaan sebesar Apple pun memiliki kesalahan dalam produk terbarunya yang diklaim sebagai produk paling canggih yang telah diproduksinya. Dan, tak menutup kemungkinan dalam Apple Maps ini juga terdapat kesalahan-kesalahan lain.

No comments:

©