Saturday, 20 October 2012

UFO Ada Dalam Al Qur’an, Mengapa Banyak yang Tidak Percaya?


Belakangan kita sering disuguhi tayangan dunia lain dari kehidupan manusia yang kita kenal sebagai kehidupan mahluk halus. Komunikasi yang menggunakan mediator, atau sebut saja meminjam raga manusia sehingga komunikasi verbal dapat dilakukan dan disaksikan oleh pemirsa televisi yang dipandu oleh seorang yang kita yakini telah mendalami ajaran Islam.  Apa yang kita saksikan dalam tayangan tersebut bahwa sesungguhnya manusia mampu menguasai apa yang disebut mahluk halus tersebut. Namun, kita juga sering disuguhi pemberitaan kesurupan massal yang dialami oleh manusia yang konon juga diyakini karena raga manusia berhasil dikuasai oleh mahluk halus.  Dalam ajaran Islam, mereka ini adalah bangsa jin yang memang mempunyai sifat mengganggu umat manusia. Namun juga kita meyakini bahwa bangsa manusia dan bangsa jin diciptakan oleh Allah untuk menyembahNya.
Terkait dengan UFO, ada pendapat kaum muslim yang menyatakan UFO adalah kendaraan  dajjal yang bersekutu dengan bangsa Jin dan  akan datang ke bumi menjelang hari kiamat. Relevankah pandangan tersebut dengan fenomena UFO atau Crop circle  seperti yang terjadi di Sleman baru2 ini  ?.
Ada dua macam kendaraan yang pada umumnya dipakai manusia dalam sejarah hidupnya, yaitu yang memakai tenaga tolak untuk maju contohnya hewan, mobil, kapal laut atau kapal udara. Yang lainnya memakai gaya centrifugal (melanting [dari titik tolak] ) seperti pesawat UFO yang populer disebut “piring terbang”. Kedua macam kendaraan ini oleh Al-Quran surat An-Nahl ayat 8 disebutkan sebagai benda terapung dan ternak. Yang dimaksud dengan ternak yaitu kuda, unta, keledai yang dikenal sebagai tenaga penggerak  pada awal lahirnya ajaran agama Islam dan memang logikanya seperti kendaraan zaman sekarang memang belum dikenal oleh manusia pada waktu itu. Dan benda terapung maksudnya yaitu segala macam kendaraan yang diwujudkan oleh teknologi manusia termasuk di dalamnya “piring terbang”. Khusus mengenai “piring terbang”, oleh surat An-Nahl ayat 8 adalah kendaraan yang tidak diketahui manusia dalam waktu ribuan tahun dan oleh surat Az-Zukhruf ayat 12 menyebutkan bahwa Allah SWT menciptakan semua yang berpasangan-pasangan. Maksudnya, ada bagian positif dan bagian negatif dari “piring terbang” itu (positif dan negatif=pasangan). Karena surat Az-Zukhruf ayat 12 ini membicarakan tentang alat transportasi maka tentunya istilah “berpasangan-pasangan” itu adalah kendaraan. Dan kendaraan itu tak lain mungkin adalah “piring terbang” yang memiliki bagian positif dan bagian negatifnya.
Banyak ayat al Qur’an yang saling berkait  dan tidak ada satu ayatpun yang diwahyukan dengan mubazir, semua memiliki makna seperti  ayat transportasi sebagaimana disebutkan dalam Surat An-Nahl ayat  8 yang terjemahannya :
Dan (Dia Telah menciptakan) kuda, bagal dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. “
Ayat ini menerangkan soal kendaraan yang biasa dan bisa dipakai oleh manusia. Manusia biasa menggunakan kendaraan ternak. Kuda dan keledai merupakan tenaga pembawa dan penarik maka keadaannya sama dengan mobil dan kapal terbang selaku pembawa dan penarik. Penggalan kata “bisa” pada paragraf ini, merupakan sesuatu yang belum diketahui manusia tentang kendaraan. Dan memang faktanya perkembangan iptek membawa manusia menciptakan benda2 yang sebelumnya tidak dikenal oleh umat manusia.  Baik kuda dan keledai maupun mobil dan kapal terbang sama-sama menggunakan tenaga tolak ke belakang untuk maju ke depan, pada dasarnya kedua macam kendaraan itu memiliki prinsip yang sama. Lalu kendaraan apa yang belum diketahui manusia hingga saat ini  seperti yang disebutkan pada surat An-Nahl ayat 8 itu  ?. Mungkin saja salah satu kendaraan yang tidak  diketahui oleh umat manusia saat ini adalah UFO yang diduga mendarat di Jogya itu.
Silang pendapat antara ada dan tidaknya UFO hingga saat ini masih sangat kental terlihat diantara umat muslim, padahal didalam ayat yang saya sebutkan diatas jika kita lihat faktanya saat ini bahwa tenaga penggerak ternak telah tergantikan oleh mesin buatan manusia yang mampu memanfaatkan ilmu pengetahuannya. Artinya, dalam pengertian ayat transportasi diatas sesungguhnya kita umat islam diwajibkan untuk belajar dengan bekal lahiriah yang diciptakan oleh Allah.  Manusia saat ini telah menguasai tehnologi ruang angkasa yang tentunya mempunyai perbedaan prinsip penggerak mesin kendaraan darat. Sebagaimana dalam pengertian benda terapung dalam ayat diatas, kita dapat mengartikan sebagai kendaraan yang memakai gaya centrifugal yang mungkin saja merupakan tehnologi yang dipakai oleh UFO tersebut.
Pendidikan agama sangat mempengaruhi  pola pikir umat muslim, pendidikan agama yang tidak dibarengi ilmu2 pengetahuan lain akan menjadikan umat muslim bagai katak dalam tempurung, terpaku pada arti harifiah dari ayat2 yang terkandung dalam Al Qur’an tanpa melihat perkembangan dunia.  Kesalahan pandang inilah yang membuat umat muslim seolah anti dengan kemajuan dan menimbulkan rasa curiga yang berlebih terhadap perkembangan Ilmu pengetahuan.   Banyak pengkajian terhadap Al Qur’an yang sudah dilakukan yang sering dicurigai sebagai upaya membelokkan ajaran Islam. Begitu juga pandangan terhadap UFO yang seungguhnya jika kita lihat dalam Al Qur’an, walaupun tersurat sebagai benda terapung namun pola pikir yang maju akan mencari jawab dengan kemampuan ilmu pengetahuan.  Pola pandang yang yang kurang memahami ilmu pengetahuanlah yang sesungguhnya membuat pandangan menjadi sempit dan itulah yang menyebabkan kaum islam tertinggal dalam penguasaan iptek.

No comments:

©