Thursday, 18 October 2012

Supaya Mudah Dikenali

supaya mudah dikenaliKEJADIAN ini terjadi saat bulan ramadhan kemarin, tepatnya beberapa hari sebelum shaum yang disyari’atkan dilaksanakan. Siang itu, kami yang bekerja di sebuah lembaga amil zakat diminta untuk menyebarkan pamflet atau lebih tepatnya jadwal imsakiyah Ramadhan. Tadinya saya tidak akan ikut, karena pekerjaan yang dibebankan di pundak masih belum rapih.
Ahh… tapi rasanya tidak enak, masa hanya enggan untuk sekedar berkeliling lalu membagikan kertas berwarna itu. Sangat simpel bukan? Akhirnya saya memutuskan untuk ikut membagikan, selepas pulang dari kantor tapi.
Dengan semangat membara ala pejuang tahun 45-an, saya yang pemalu ini akan mencoba memberanikan diri membagikan kertas jadwal itu. Target pertama, angkot. Yah, saya akan membagikan pamflet itu di angkot. Pasti banyak orang yang mau menerimanya. Tadinya saya berpikir seperti itu.
Setelah menunggu 10 menit, angkot bernomor 31 melintas juga dan Alhamdulillah tidak penuh seperti yang sudah-sudah. Walaupun masih dengan penumpang yang sama, karyawan pabrik garmen.
Saya tidak begitu saja memberikan pamflet kepada para karyawan di dalamnya. Memperhatikan mereka satu-satu lalu mengira-ngira, mereka akan mau menerimanya atau tidak. Tapi kenapa tiba-tiba setelah melihat wajah mereka satu per satu, semangat yang sudah terkumpul menggunung lenyap begitu saja.
Belum lagi sempat terpikir hal ini, bagaimana jika ada beberapa diantaranya yang beragama non Islam? Karena sulit membedakannya untuk perempuan, bisa jadi yang tidak berkerudung pun muslim juga tapi bisa jadi non Muslim. Membingungkan.
Andai semua perempuan muslim mengenakan kerudung, tak akan ada kebingungan seperti  yang saya rasakan sekarang. Semuanya mudah dikenali dan dibedakan, tak akan ada gangguan dari pemilik mata-mata nakal di luar sana.
Begitulah Allah SWT. mensyariatkan perempuan berkerudung supaya mudah dikenali. Sangat indah, betapa Allah SWT. memuliakan perempuan. Saya baru menyadari kemudian, betapa ayat-ayat Allah begitu nyata di depan mata. Seperti firman Allah yang termaktub dalam QS. Al-Ahzab:59.
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Fathiyah Hayati]

No comments:

©