Saturday, 20 October 2012

Pengertian Jihad

Jihad adalah bagian dai ajaran Islam. Ibarat rumah, jihad adalah atapnya, dan tiangnya adalah sholat,sedangkan lantainya adalah apa yang kita ucapkan ( Syahadatain).
Ada yang dengan ilmunya menyimpulkan bahwa jihad adalah puncak kehormatan, puncak dari segala amalnya. Jika mengesampingkan jihad, sama saja dengan menolak Islam.
Bagaimana menurut pendapat anda?

  1. Jihadul Ashgar adalah berjihad melawan hawa nafsu kita sendiri.
  2. Jihadul Akbar adalah berjihad berperang di medan perang hingga mati.
Kata Jihad bisa berarti juga berusaha dengan sekeras-kerasnya demi mencapai cita-cita atau mencegah duka dan derita.



Dalam Ilmu fiqh disebutkan arti Jihad adalah melancarkan perang. Berjuang di jalan Allah dengan Jiwa, Harta, Lisan dan sebagainya. Menurut Mazhab Maliki mengartikan Jihad sebagai jalan memerangi orang kafir yang tidak terikat dengan perjanjian demi meninggalkan kalimatullah menghadirkanNya melalui penaklukan. Demikian juga menurut mazhab Hambali dan Syafi'i memberi arti yang senada dengan mazhab Maliki.

Hasan Al Banna sebagai pendiri Ikhwanul Musliminpun menyatakan bahwa Jihad hukumnya Fardlu Kifayah, dan sebagian lagi lagi Jihad diartikan menebarkan dakwah yang hukumnya Fardlu Kifayah bagi seluruh umat Islam.
Dalam upaya mempertahankan diri dari serangan rang kafir, hukumnya fardlu 'ain. Bentuk terendah jihad adalah penolakan terhadap kemungkinan. Tingkat tertinggi Jihad adlah perang di jalan Allah.

Syeikh Abdullah Azzam merinci dengan tegas:" jika musuh Islam menyerang tanah kaum kuslimin atau tanah yang sebelumnya dimiliki kaum muslimin, maka fardlu 'ain bagi tiap-tiap orang Islam untuk melawanorang kafir tersebut". Umat Islam yang berada di sekitar negeri itu tidak sanggup maka kaum muslimin yang berada di sekitarnya lagi ( yang lebih jauh) menjadi fardlu 'ain.

Dalam Al Maidah ayat 35 diungkap bahwa jihad adalah kewajiban. Menurut Sayid Qutb beliau berpendapat bahwa Jihad bukan hanya membela diri namun langkah proaktif dalam membela Islam. Lain lagi menurut Syaikh Yusuf Qardawi, beliau menegaskan tidak ada artinya orang Islam Zuhud namun tidak mau berjihad. Banyak kini yang pengecut bertabir ibadah. Konsep Jihad dalam Islam jauh lebih manusiawi dan terhormat dibandingkan konsep Kristen ( karena banyak yang diubah injil aslinya, kemungkinan konsepnya sudah tidak benar). Dalam Kristen, konsep Jihad mengusung kekejian di perang, menyalakan kedzaliman yang nyata. Sedangkan Islam dalam perang, tidak memperbolehkan menebang pohon atau membunuh anak-anak, orang tua, atau manusia lanjut usia.

Umat Islam dalam melakukan Jihad mempunyai beberapa alasan, diantaranya:
  1. Tiada amal shalih yang menandinigi pahala Jihad.
  2. Mujahiddin adalah orang yag paling utama.
  3. Seorang pengawal di jalan Allah
  4. Pahala Mujahid amat tinggi di mata Allah.
  5. Jihad adalah karunia Allah.
  6. Hukuman berat bagi yang tidak berjihad.
  7. Satu kali bidikan sama dengan ganjaran pembebasan satu budak.
  8. Tidur di medan perang mendapat pahala besar.
  9. Surga bagi para Mujahid.
  10. tantangan dan ganjaran mujahid sangat menantang.
Dimanapun kita berada haruslah menyematkan makna Jihad dalam arti yang sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya.
Saat ini banyak kendala dan godaan yang menyerang manusia agar tidak sabar dan senantiasa dalam ketergesaan. Coba anda lihat di banyak situasi dan kondisi, konflik dan perang serta beberapa aksi kejahatan, semua disebabkan salah satu pihak atau kedua kubu, tidak isa menjaga hati, walaupun hanya sekedar untuk meninggikan makna Jihad yaitu menahan nafsu dan amarah.

Kalau anda ingin berjihad masih banyak kesempatan, terutama di medan laga tanah yang tak pernah padam dari pertumpahan darah yaitu di PALESTINA. Jangan coba-coba katankan dengan banyak alasan, jika memang belum punya ruh Jihad. Sering sekali manusia bersembunyi sibalik alasan-alasan yang usang, pergi jihad takut sama ajal, tapi beraalasan dan berkilah tentang kewajibannya yang banyak, yaitu berpikir masih ada anak istri dan lain sebagainya. Bagaimana menurut pendapat anda?

No comments:

©